Dabbat al-Ard Yang Muncul Dari Perut Bumi

Salam sejahtera, saya ingin berkongsi tentang satu makhluk misteri yang muncul dari perut bumi iaitu Dabbat al-Ard. Makhluk ini muncul ketika di akhir zaman sebelum datangnya kiamat.

Dabbat al-Ard adalah sebuah frasa yang ertinya binatang buas yang muncul dari perut bumi. Dalam agama Islam binatang ini sebagai salah satu tanda sebelum datangnya Hari Kiamat. Binatang melata yang dikenali sebagai Dabbat al-ard ini akan keluar di kota Mekah di gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas.
Ibnu Jurayj mengatakan bahawa Ibnu Zubair menjabarkan;

“Dabbat al-ard ini akan membawa tongkat Musa dan cincin Sulaiman. Tiada tersisa bagi orang beriman yang tersisa tanpa membuat tanda putih diwajahnya, sehingga bersinarlah wajahnya dan tiada yang tersisa bagi orang kafir tanpa membuat tanda hitam diwajahnya, sehingga hitam legam keseluruh wajahnya”

Ketika mereka sedang bertransaksi di pasar, mereka akan berkata;
“Berapa harganya wahai orang beriman?” “Berapa harganya wahai orang kafir?”

Sehingga ketika salah seorang dari anggota keluarga duduk makan bersama, mereka akan mengetahui siapa yang beriman dan yang kafir.
Kemudian binatang itu berkata kepada orang beriman;
“Wahai orang beriman, kalian akan berada diantara orang-orang penghuni Syurga”

Kemudian binatang itu berkata pula kepada orang kafir;
“Wahai orang kafir, kalian akan berada diantara orang-orang penghuni Neraka”

Sesuai dengan firman Allah dalam Surah An Naml: 82;
“Dan apabila sampai masa berlakunya hukuman atas manusia, Kami keluarkan untuk mereka sejenis binatang dari bumi, yang akan menyatakan kepada mereka, bahawa manusia telah tidak meyakini ayat-ayat keterangan dan pengajaran Kami” [27:82]

Selain itu rupa paras Dabbat al-Ard juga pernah dijelaskan dengan terperinci. Ibnu Jurayj mengatakan bahwa Ibnu Zubair menjabarkan binatang ini dengan

“Kepalanya seperti kepala kerbau, matanya seperti mata babi, telinganya seperti telinga gajah, tanduknya seperti tanduk rusa jantan, lehernya seperti leher burung unta, dadanya seperti dada singa, warna kulitnya seperti warna kulit harimau, panggulnya seperti panggul kucing, ekornya seperti ekor biri-biri jantan dan kakinya seperti kaki unta. Diantara sepasang persendiannya sejarak 12 ukuran garis lurus”

Abu Dawud at Tayalisi mencatat dari Abu Hurairah, Muhammad bersabda;
“Binatang ini akan muncul dari perut bumi dan akan membawa tongkat Musa dan memakai cincin Sulaiman. Ia akan memukul hidung orang kafir dengan tongkat itu dan akan mengusap wajah orang beriman sehingga cerah dengan cincin itu. Sehingga mereka makan bersama, mereka akan saling mengenali orang yang beriman dan yang kafir”

Kisah ini juga dicatat oleh Imam Ahmad dalam musnadnya;
“Binatang itu akan memukul hidung orang kafir dengan cicin dan akan dan akan mebuat wajah orang beriman menjadi cerah dengan tongkat, sehingga ketika mereka makan bersama, mereka akan berkata satu sama lainnya, “Wahai orang beriman” dan “Wahai orang kafir”

Beberapa hadis juga mencatat seperti berikut;
“Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir”

والله أعلمُ بالـصـواب
and Allah knows the right

Sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *